Bupati Daeng Manye Tancap Gas! Gandeng Bank BTN, Takalar Bidik PAD Naik dan Layanan Publik Makin Digital
Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye terus tancap gas mendorong transformasi pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Takalar.
Terbaru, Daeng Manye melakukan koordinasi bersama Bank BTN di Kantor Cabang Bank BTN Jakarta Kuningan, Jumat (7/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Bank BTN melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diarahkan untuk memperkuat sejumlah sektor strategis di Kabupaten Takalar.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar Daeng Manye berdiskusi dengan jajaran Bank BTN, di antaranya Novie Fatmawatie, Department Head Government Institutional Banking 2 Division, serta Rozana Melly, Department Head Healthcare Institutional Banking 2.
Sejumlah agenda penting menjadi pembahasan dalam koordinasi tersebut, mulai dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan ASN, hingga penguatan sistem layanan rumah sakit di Kabupaten Takalar.
Kerja sama ini diproyeksikan menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Pemanfaatan sistem digital diharapkan mampu membuat pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.
Di sisi lain, digitalisasi juga diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan daerah melalui sistem yang lebih tertata dan transparan.
Bagi Daeng Manye, kolaborasi dengan lembaga perbankan merupakan bagian dari upaya mempercepat berbagai agenda pembangunan dan pembenahan tata kelola pemerintahan.
Pertemuan di Jakarta tersebut juga menjadi langkah awal sebelum memasuki pembahasan teknis yang lebih detail.
Rencananya, pembahasan dan tindak lanjut secara teknis antara Pemkab Takalar dan Bank BTN akan dilakukan pada pekan depan.
Selanjutnya, kedua pihak menargetkan proses PKS dapat dirampungkan sekitar dua pekan kemudian.
Dengan demikian, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap koordinasi, tetapi segera masuk ke tahap implementasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan di Takalar.
Menariknya, ruang kerja sama yang dibangun antara Pemkab Takalar dan Bank BTN juga terbuka untuk dikembangkan pada sektor lainnya.
Artinya, apabila dalam pelaksanaannya terdapat sektor strategis lain yang dapat dikolaborasikan, maka peluang kerja sama tersebut tetap terbuka.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Takalar untuk membangun pemerintahan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Takalar berharap peningkatan PAD dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja ASN serta pelayanan publik yang semakin cepat dan berkualitas.
Dari Jakarta, Daeng Manye membawa satu agenda besar untuk Takalar: mempercepat transformasi digital, memperkuat pendapatan daerah, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah bagi masyarakat.