TOPIK TAKALAR

Senin, 04 Mei 2026

Pemerintah Kabupaten Takalar Menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke- 68 Tingkat Kabupaten

TAKALAR-Upacara tahun ini tampak berbeda dari biasanya, tampak para kepala sekolah se-Kabupaten Takalar serta perwakilan guru yang mengenakan pakaian adat, mencerminkan keberagaman budaya dalam dunia pendidikan.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, serta pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh siswa berprestasi dari UPT SD Negeri 1 Center Patallassang, Burhan Syabir Nursayamsu. Ia sebelumnya telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi di tingkat nasional dalam lomba mendongeng serta kemampuan membacakan UUD 1945 tanpa teks. Atas prestasinya tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar memberikan apresiasi khusus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.Kom., yang mewakili Bupati Takalar, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ia membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam pidatonya disampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan dan menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional. Pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun watak dan peradaban.

Lebih lanjut, Sekda Takalar menyampaikan lima kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yaitu:


   1.Pembangunan dan revitalisasi satuan          pendidikan serta digitalisasi                          pembelajaran sebagai bagian dari             2.Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC);
   3.Pemenuhan kualifikasi, peningkatan            kompetensi, dan kesejahteraan guru;
      Integrasi pembelajaran mendalam                dengan penguatan karakter melalui              lingkungan sekolah yang aman dan              nyaman;
   4.Peningkatan kualitas pembelajaran              melalui literasi, numerasi, STEM, serta        Tes Kemampuan Akademik (TKA);
    5.Perluasan akses pendidikan melalui           layanan yang mudah

Minggu, 03 Mei 2026

Wabup Bersama Dandim Takalar Pimpin Gerak Jalan Hardiknas Ke-67 Dihadiri sekitar 1000 orang Guru

Takalar – Tepatnya Pada Hari Minggu pagi 03/05/2026 pukul 07.25 Wita, di Alun-Alun Baruga Panrannuangku Kelurahan Kalabbirang Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar mendadak ramai ±1000 guru pendidik se-Kab. Takalar tumpah ruah ikut Gerak Jalan Santai Hardiknas Ke-67 Tahun 2026 .
Barisan Forkopimda lengkap di garis start. Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P. Dandim 1426/Takalar, jalan kaki bareng DR. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M. Wakil Bupati Takalar AKBP Supriadi Rahman Kapolres Takalar dan H. Rijal Tawang Ketua DPRD Takalar.

Wabup Hengky Yasin melepas langsung ribuan peserta. Pesannya keras: Hardiknas ini momentum Mari dukung pendidikan Takalar. Anak-anak kita harus belajar sungguh-sungguh. Mereka calon generasi profesional untuk bangsa.”

Rute 11 Kecamatan: Start Alun-alun → Rujab Bupati → Depan Kodim 1426/Tkl → Depan RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle → SD Inpres Paririsi → Jl. Pramuka → Jl. Sompu Raya → Belakang SMAN 3 Takalar -Samping Gedung DPRD -Finish Alun-alun.

Kontingen dari Pattallassang, Laikang, Polombangkeng Utara, Mar ngarabombang , Sanrobone, Mappakasunggu Polombangkeng Selatan, Galesong Selatan Galesong Utara Galesong, sampai Kepulauan Tanakeke semua turun. Lautan guru penuhi jalan Kota Takalar.

Hadir juga Doddy Ryan Saputra Kadisdik Takalar Hj. Fadillah Fahriana Wakil Ketua PKK/Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fraksi PKB, Ny. Artika Anton Ketua Persit KCK Cab. XXXIV, para Camat, dan Korwil bidang pendidikan.

Usai gerak jalan, pengundian doorprize bikin suasana makin meriah. Pukul 10.00 Wita, acara kelar. Aman, lancar, penuh semangat

Ini potret Takalar hari ini: TNI, Pemda, Polri, DPRD, guru satu barisan bela pendidikan Karena masa depan Takalar ada di ruang kelas. Pendim1426.

Sabtu, 02 Mei 2026

Bupati Takalar Hadiri Pesta Adat A’Lammang, Dorong Jadi Ikon Kuliner Nasional

Takalar – Mohammad Firdaus Daeng Manye menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dengan menghadiri pesta rakyat adat A’Lammang di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Takalar itu langsung disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi hari, warga telah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti tradisi tahunan yang sarat makna tersebut.

Pesta rakyat adat A’Lammang merupakan warisan budaya turun-temurun masyarakat setempat yang rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar Dody Ryan Saputra, Camat Galesong Utara Mohammad Faisal Irfan, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Takalar, Syarief H.

Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye tampil sederhana mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam, didampingi sang istri, Sri Ekowati Firdaus yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi adat sebagai bagian dari identitas daerah.

“Pesta rakyat adat A’Lammang ini adalah wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang telah diberikan oleh Allah SWT,” ujar Daeng Manye.

Ia menambahkan bahwa tradisi tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Tradisi ini harus terus kita jaga dan lestarikan karena merupakan warisan budaya yang memiliki nilai kebersamaan,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Bupati juga menyoroti potensi kuliner khas daerah, yakni Lammang, yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai identitas baru Kabupaten Takalar.

“Lammang ini kita harapkan bisa menjadi ikon kuliner baru Kabupaten Takalar, seperti halnya jagung dan telur ikan terbang yang sudah lebih dulu dikenal,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjut Daeng Manye, berkomitmen untuk mendorong promosi Lammang agar dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.

“Kita akan memperkenalkan Lammang melalui berbagai kanal promosi agar dikenal lebih luas,” tegasnya.

Pesta adat A’Lammang pun tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor kuliner dan pariwisata lokal.


Bupati Takalar Daeng Manye Serahkan SK PLT, Enam Pejabat Terima Amanah Baru

TAKALAR-Suasana Jumat yang penuh berkah dimanfaatkan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, untuk menyerahkan tugas dan amanah baru kepada enam pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, Jumat (1/5/2026).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT) tersebut berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Takalar sekitar pukul 14.00 WITA, usai pelaksanaan salat Jumat.

Bupati yang akrab disapa Daeng Manye itu secara langsung menyerahkan SK kepada para pejabat yang dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengisi kekosongan jabatan sekaligus memperkuat kinerja birokrasi agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Adapun pejabat yang menerima amanah tambahan tugas tersebut, di antaranya:

Pertama, Mustakim ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Peternakan. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Takalar. Penunjukan ini dilakukan untuk menjalankan tugas, kewenangan, dan tanggung jawab kepala dinas sebelumnya yang beberapa waktu lalu telah wafat.

Kedua, Irwan Rahman dipercaya sebagai Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP). Dalam jabatan definitifnya sebagai Kabag Hukum Setda, ia kini mengemban tugas memimpin DLHP setelah masa tugas Plt sebelumnya berakhir.

Ketiga, Ayatullah Rawatib yang akrab disapa Daeng Romo, mendapat tambahan penugasan sebagai Plt Camat Polongbangkeng Selatan (Polsel). Ia saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kominfo. Penugasan tersebut diberikan untuk menjalankan tugas camat sebelumnya yang telah dipromosikan menjadi Kepala Dinas Koperasi.

Keempat, Ilham Ismail akrab di Sapaan Daeng Pungga tugas pokoknya menjabat sebagai Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan, tugas tambahan ditunjuk sebagai Plt Camat Mappakasunggu. Ia mengisi posisi camat sebelumnya yang kini telah dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pendidikan.

Kelima Plt. irban 2 inspektorat di amanahkan ke Nur Ilham Malik tugas pokoknya pejabat Fungsional Inspektorat, karena yang pejabat sebelumnya telah di promosi menjadi kepala Inspektur Inspektorat Muhammad Rusli

Keenam H.Baharuddin sapaan akrab Daeng limpo tugas pokoknya kabag persidangan Sekretariat DPRD, tugas tambahan sebagai PLT Kabag keuangan Sekretariat DPRD, Yang sebelumnya di promosikan Jadi Sekwan DPRD Takalar H.Zulkarnaim

Bupati Takalar menegaskan bahwa penunjukan PLT ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

“Penunjukan ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi juga bentuk kepercayaan dan tanggung jawab untuk menjaga kinerja pemerintahan,” ujar Daeng Manye.

Dengan penyerahan SK tersebut, diharapkan para pejabat yang ditunjuk dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas secara maksimal demi mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Takalar

Jumat, 01 Mei 2026

Pelepasan Jemaah Haji Takalar 2026, Bupati Doakan Kelancaran dan Keselamatan

TAKALAR-Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Takalar tahun 1447 Hijriah/2026 M di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (1/5/2026). Prosesi berlangsung khidmat dan penuh haru, disaksikan oleh keluarga jemaah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah.

Sejak subuh, para calon jemaah haji telah berdatangan di lokasi pelepasan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Suasana haru menyelimuti momen perpisahan antara jemaah dan keluarga yang mengantar, menjadikan prosesi ini sebagai salah satu peristiwa sakral yang dinantikan setiap tahun oleh umat Muslim.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Solihin, menyampaikan pesan mendalam kepada para jemaah.

Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin, serta mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, dan saling membantu selama di Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten Takalar tahun ini melepas sebanyak 72 jemaah haji yang tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 16, 33, 42, dan 43 bersama jemaah dari kabupaten lain seperti Gowa dan Maros. Dari jumlah tersebut, sebanyak 69 jemaah hadir langsung dalam prosesi pelepasan.

Bupati berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

Di antara para jemaah, terdapat kisah mengharukan dari Anggi (13), warga Dusun Soreang Baru, Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, yang berangkat menggantikan almarhum ibunya. Kisah ini menjadi simbol keteguhan iman dan bakti seorang anak kepada orang tua.

Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama, sebelum para jemaah diberangkatkan menuju embarkasi untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci, dengan harapan kembali ke tanah air dengan selamat dan penuh keberkahan

Kamis, 30 April 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Terima 32 Rekomendasi DPRD, Siap Akselerasi Pembangunan 2026

TAKALAR-Harapan baru bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Takalar mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Kamis (30/4/2026).

Dalam suasana yang hangat namun penuh keseriusan, sebanyak 32 rekomendasi dari Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati Tahun 2025 resmi diserahkan kepada pemerintah daerah.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPRD, H. Muhammad Rijal, kepada Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun daerah.

Di balik angka “32 rekomendasi”, tersimpan harapan besar masyarakat. Ketua Pansus, Habibie Abdullah, menegaskan bahwa fokus utama rekomendasi tersebut adalah pembenahan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas, termasuk dorongan agar Rumah Sakit Galesong dapat kembali diaktifkan,” ujarnya.

Bagi warga, rekomendasi ini bukan sekadar dokumen, tetapi jawaban atas kebutuhan sehari-hari, akses jalan yang lebih baik untuk mobilitas, hingga layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi atas kerja keras DPRD dan Pansus yang telah melakukan pendalaman terhadap LKPJ Tahun 2025.

Ia menegaskan, seluruh rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi dan pijakan dalam menyusun kebijakan ke depan.

“Rekomendasi ini adalah masukan yang sangat konstruktif. Kami akan mempelajarinya dengan seksama dan menjadikannya dasar dalam perencanaan pembangunan ke depan,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar respons formal, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi yang selama ini terjalin antara DPRD dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Dengan mengacu pada RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Takalar kini tengah berpacu untuk mengakselerasi berbagai program strategis.

Visi besar pun terus digaungkan: menjadikan Takalar sebagai daerah yang maju dan berdaya saing melalui penguatan ekonomi digital.

Di penghujung sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam proses pembangunan.

“Kemajuan daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi hasil kerja bersama. Mari kita perkuat kolaborasi demi masa depan Takalar yang lebih baik,” tutupnya.

Rapat paripurna ini menjadi lebih dari sekadar agenda rutin, ia menjelma menjadi titik temu antara harapan rakyat, kerja legislatif, dan komitmen pemerintah.

Kini, masyarakat menanti langkah nyata dari 32 rekomendasi tersebut, sebagai wujud perubahan yang benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Takalar Hadiri Rakor KPK: Komitmen Bangun Tata Kelola Pertanahan Bersih, Transparan dan Berkeadilan


TAKALAR-Menyikapi pentingnya sektor pertanahan sebagai tulang punggung perekonomian sekaligus wilayah rawan penyimpangan, Bupati Takalar Ir. H. Muhammad Firdaus Daeng Manye menegaskan komitmen kuat daerahnya dalam menerapkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Selatan yang digelar KPK, Rabu (29/4/2026) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Mengusung tema “Integrasi Pertanahan, Akselerasi Perekonomian, Wujudkan Tata Kelola Bersih Berkelanjutan”, rakor ini dihadiri seluruh kepala daerah se-Sulsel, jajaran pemerintah pusat, hingga aparat penegak hukum, menjadi ajang strategis untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah-langkah nyata mencegah praktik korupsi di salah satu sektor paling krusial ini. Bupati Firdaus hadir didampingi Sekda Muhammad Hasbi dan Kepala Inspektorat Muhammad Rusli.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menekankan bahwa kehadiran dan pendampingan KPK menjadi penggerak utama dalam memperbaiki sistem pengelolaan pertanahan di daerah. Menurutnya, langkah-langkah yang disepakati bukan sekadar aturan formal, melainkan fondasi untuk mewujudkan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat.

“Penandatanganan kesepakatan hari ini adalah titik awal integrasi kebijakan lintas sektor. Kami juga terus mendorong percepatan sertifikasi tanah, karena tanpa dokumen kepemilikan yang sah, masyarakat tidak akan mendapatkan kepastian hukum, dan potensi ekonomi juga sulit dikembangkan,” tegas Gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Firdaus menyatakan dukungan penuh dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Takalar untuk menjalankan seluruh program dan kebijakan yang dirumuskan. Baginya, rakor ini menjadi momentum emas untuk memperbaiki sekaligus memperkuat sistem pengelolaan pertanahan di daerah.

“Bagi kami, ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi kesempatan berharga untuk membangun sistem yang benar-benar melayani rakyat dan bebas dari penyimpangan. Kami berkomitmen menerapkan tata kelola terbaik, mulai dari optimalisasi pengelolaan aset daerah hingga memastikan setiap warga mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang dimilikinya,” ujarnya.

Bupati kelahiran Takalar ini juga menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan pertanahan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antarinstansi.

“Sinergi antara pemda, KPK, dan Kementerian ATR/BPN adalah kuncinya. Kalau data terintegrasi, proses dipercepat, dan pengawasan berjalan ketat, selain mencegah korupsi, dampak positifnya juga terasa langsung. Sertifikasi yang lengkap dan tertib akan meningkatkan nilai aset, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan secara otomatis berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Takalar dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, serta menjadikan sektor pertanahan sebagai pendorong utama kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done