TOPIK TAKALAR

Kamis, 16 April 2026

Bupati Takalar Perkuat Dinas Perikanan Dorong Legalitas Kapal Nelayan Untuk Lebih Mudah Akses BBM Subsidi

Takalar – Komitmen Bupati Takalar, Daeng Manye, dalam memperkuat sektor perikanan kembali dibuktikan.

Menindaklanjuti arahannya terkait fasilitasi dan pendampingan penerbitan dokumen kapal bagi nelayan dengan kapasitas di bawah 7 GT, jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Takalar langsung bergerak cepat.

Kepala Dinas Perikanan Takalar, Nasruddin Azis, turun langsung melakukan kunjungan ke Kantor KSOP Utama Makassar guna berkonsultasi terkait percepatan penerbitan dokumen kapal berupa Pas Kecil. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap.

Rombongan Dinas Perikanan Takalar diterima langsung oleh Kepala KSOP Utama Makassar, Ir. John Kennedy, M.Eng., M.Sc dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Kamis 16 April 2026

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan nelayan kecil mendapatkan legalitas kapal secara mudah dan cepat.

Dalam arahannya, John Kennedy memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Takalar atas kepeduliannya terhadap nelayan. Ia bahkan berharap langkah progresif ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Dokumen Pas Kecil yang diterbitkan KSOP merupakan bukti sah kepemilikan kapal sekaligus legalitas penting bagi nelayan,” ujarnya.

Lebih dari itu, Pas Kecil juga menjadi salah satu syarat utama bagi nelayan untuk mendapatkan BBM bersubsidi melalui aplikasi XStar.

Dengan adanya dokumen resmi ini, diharapkan distribusi BBM subsidi menjadi lebih tepat sasaran dan mampu menekan praktik penyalahgunaan yang belakangan marak terjadi di kalangan masyarakat nelayan, khususnya di Kabupaten Takalar.

Langkah cepat yang diambil Pemkab Takalar ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada nelayan kecil.

Selain memberikan kepastian hukum, kebijakan ini juga membuka akses lebih luas terhadap kebutuhan operasional nelayan, sekaligus menjaga tata kelola distribusi BBM subsidi agar lebih transparan dan akuntabel.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pihak KSOP, harapan untuk mewujudkan nelayan yang mandiri, sejahtera, dan tertib administrasi kini semakin dekat menjadi kenyataan.

Bupati Takalar Siapkan 5 Desa Pesisir Jadi Kampung Nelayan Modern

Takalar – Bupati Takalar, ir Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan komitmennya mendorong pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Di tengah agenda persiapan kunjungan kerja ke luar negeri beberapa hari yang lalu, Bupati Takalar Daeng Manye tetap menyempatkan menerima langsung tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang akan melakukan penilaian calon lokasi KNMP di Kabupaten Takalar.

Sebanyak lima desa diusulkan sebagai kandidat, yakni Desa Sampulungan dan Desa Bontosunggu di Kecamatan Galesong Utara, Desa Boddia di Kecamatan Galesong, Desa Bontokanang di Kecamatan Galesong Selatan, serta Desa Topejawa di Kecamatan Mangarabombang.

Bupati Takalar di dampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Takalar, Nasruddin Azis, menyampaikan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini program strategis nasional yang harus kita dukung bersama. Kita berharap seluruh lokasi yang diusulkan bisa memenuhi kriteria dan ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

” Peluang besar bagi daerah dalam memperkuat sektor perikanan tangkap yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir”

Program KNMP sendiri merupakan salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pembangunan kawasan nelayan yang terintegrasi dan modern.

Melalui program ini, pemerintah akan menghadirkan berbagai sarana dan prasarana penunjang seperti tempat pendaratan ikan, pabrik es, cold storage, tambatan perahu, hingga SPBUN. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat rantai distribusi hasil tangkapan.

Bupati Takalar juga menginstruksikan jajaran Dinas Perikanan untuk terlibat langsung dalam mendampingi tim survei serta menyiapkan seluruh kebutuhan data selama proses penilaian berlangsung.

Menurutnya, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih nantinya tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

“Jika ini terealisasi, maka akan ada efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha di sektor perikanan,” jelasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, peluang Kabupaten Takalar untuk menjadi bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih dinilai semakin terbuka lebar.


Selasa, 14 April 2026

Bupati Takalar, Lakukan kunjungan Resmi di Kedutaan Besar Republik Indonesia Di Beijing

BEIJING-Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Anindityo Adi Primasto, dan LO Takalar-China, Jenny Wijaya, saat pertemuan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing adalah dalam rangka penjajakan kerja sama dan peluang investasi, di Beijing, China, (14/04/2026).

Bupati Takalar, Daeng Manye, memimpin delegasi Pemerintah Kabupaten Takalar dalam kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing.

Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan potensi daerah sekaligus menjajaki peluang investasi dari China.

Rombongan Bupati Takalar diterima langsung oleh perwakilan KBRI Beijing, Anindityo Adi Primasto.

Kunjungan Daeng Manye ini juga didampingi oleh LO Takalar-China, Jenny Wijaya, yang turut memfasilitasi komunikasi dan koordinasi selama agenda berlangsung.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas jaringan kerja sama internasional.

Bupati Takalar Daeng Manye Pimpin Delegasi ke Beijing, Genjot Hilirisasi dan Investasi China

BEIJING,CHINA.Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, memimpin delegasi Pemerintah Kabupaten Takalar dalam kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing guna memperkenalkan potensi daerah sekaligus menjajaki peluang investasi dari China.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas jejaring kerja sama internasional serta membuka peluang investasi yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Bupati Daeng Manye menegaskan pentingnya mendorong hilirisasi sumber daya alam di Kabupaten Takalar.

“Hal ini penting agar hasil sumber daya alam tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi mampu memberikan nilai tambah serta menghasilkan produksi dengan kualitas yang dipersyaratkan para pengimpor,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, kunjungan ini merupakan bagian dari kerja sama dalam kerangka asosiasi pertukaran internasional yang terhubung dengan program Belt and Road Initiative, sebagai upaya membuka akses investasi dan kolaborasi lintas negara.

Delegasi Takalar turut memaparkan sejumlah sektor unggulan yang berpotensi dikembangkan bersama investor, di antaranya industri pengolahan hasil laut, pertanian modern, energi terbarukan, serta pengembangan kawasan industri terpadu berbasis pesisir.

Kunjungan Bupati Takalar bersama delegasi diterima langsung oleh perwakilan KBRI Beijing, Anindityo Adi Primasto selaku Counsellor of Economic Affairs.

Dalam pertemuan tersebut, pihak KBRI menyambut positif langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Takalar dan menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi komunikasi dengan calon investor di China.

KBRI juga memberikan sejumlah masukan strategis, mulai dari pentingnya penyusunan proposal investasi yang kompetitif, kepastian regulasi, hingga kesiapan infrastruktur guna menarik minat investor asing.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama konkret antara Takalar dan mitra dari China, sekaligus mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis, melalui keterlibatan langsung kepala daerah dan dukungan KBRI, potensi daerah dapat lebih dikenal di tingkat internasional serta mampu menarik minat investor global demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Senin, 13 April 2026

Apel Gabungan Pemkab Takalar, Plt Inspektur Ingatkan OPD Siap Hadapi Pemeriksaan KPK, BPK, dan BPKP

TAKALAR-Plt Inspektur Inspektorat Kabupaten Takalar,Drs Muhammad Rusli MM, memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (13/4/2026).

Dalam arahannya, Drs Muhammad Rusli MM yang mewakili Bupati Takalar menegaskan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan oleh tiga lembaga penting, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera mempersiapkan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan.

“Sesuai arahan pimpinan, seluruh OPD diharapkan mampu menyajikan dokumen pemeriksaan keuangan secara tepat, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga proses audit dapat berjalan lancar,” uujar Muhammad Rusli.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan lintas OPD sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Apel gabungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, tanggung jawab, serta sinergi antar perangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan profesional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Kepala OPD, Kepala Bidang, Kepala Bagian, serta seluruh staf lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Resmi Dibuka MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulsel di Maros, Wakil Bupati Takalar Serahkan Piala Bergilir

TAKALAR-Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., menghadiri Upacara Pembukaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang, Kantor Bupati Maros, Sulawesi Selatan pada Minggu, (12/04/2026).

Momen emosional terjadi saat Wakil Bupati Takalar menyerahkan secara langsung Piala Bergilir MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, yang didampingi oleh Bupati Maros selaku tuan rumah.

Wabup Takalar Hadiri Halalbihalal dan Bedah Buku “Langit Tidak Pernah Offline” di Balla Barakkaka Ri GalesongBupati Takalar Lepas Kafilah LPTQ Ikuti MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi SelatanWujudkan Mimpi ke Negeri Sakura, 17 Pemuda Takalar Ikuti Seleksi Program SSW.

Penyerahan ini menandai berakhirnya masa jabatan Kabupaten Takalar sebagai Juara Umum bertahan, setelah sebelumnya sukses meraih prestasi tertinggi pada gelaran MTQ ke-XXXIII di Kabupaten Takalar


Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan secara resmi membuka perhelatan religius terbesar di provinsi ini. Beliau menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk mempererat silaturahmi antar-daerah dan memperdalam kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Acara pembukaan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan, jajaran Forkopimda, serta ribuan kafilah yang siap bertanding dalam berbagai cabang lomba.

Kamis, 09 April 2026

Bupati Takalar Lepas Kafilah MTQ Sulsel 2026 ke Maros, Target Pertahankan Juara Umum

TAKALAR-Bupati Takalar, Daeng Manye, secara resmi melepas kafilah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Takalar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Maros.

Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Ruang Rapat Bupati Takalar, Kamis (9/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, dan official yang telah melakukan berbagai persiapan menghadapi ajang bergengsi tersebut.

Ia berharap seluruh anggota kafilah dapat tampil maksimal dan kembali mengharumkan nama Kabupaten Takalar.

“Jaga kekompakan, junjung tinggi sportivitas, serta jadikan MTQ ini sebagai momentum untuk memperkuat syiar Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa prestasi juara umum pada MTQ Sulsel tahun 2024 menjadi motivasi untuk kembali meraih hasil terbaik.

Menurutnya, para peserta yang tergabung dalam kafilah merupakan putra-putri terbaik daerah dengan kemampuan unggul di bidang tilawah Al-Qur’an.

Mereka tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi representasi semangat religius di tengah masyarakat.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Takalar, Muhammad Ikbal, SE., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa kafilah LPTQ Takalar mengirimkan 30 peserta yang akan berlaga pada 14 cabang lomba. Ia optimistis, dengan persiapan yang matang dan kerja keras seluruh tim, Kabupaten Takalar mampu mempertahankan prestasi juara umum di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done