TOPIK TAKALAR

Minggu, 22 Februari 2026

Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye Resmikan Digitalisasi Gudep, Menandai Era Baru Pramuka Berbasis Teknologi

TOPIKTAKALAR.COM.Bupati Takalar, Daeng Manye, meresmikan digitalisasi Gugus Depan (Gudep) Pramuka Takalar, menandai era baru bagi gerakan Pramuka di daerah tersebut. Acara ini bertema “Pramuka Adaptif, Inovatif, dan Berdaya Saing” dan bertujuan meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pendidikan Pramuka melalui teknologi digital 21 februari 2026.

Digitalisasi Gudep menghadirkan sistem pengelolaan kepramukaan terintegrasi, mencakup administrasi anggota, pelaporan kegiatan, dan pembinaan berbasis data. Ini diharapkan memperkuat pembinaan dan memperluas akses pembelajaran Pramuka di seluruh wilayah Takalar

Daeng Manye menekankan pentingnya transformasi digital bagi Pramuka untuk tetap relevan dan diminati generasi muda. “Kami berkomitmen mendukung penuh program ini, menjadikan Pramuka sebagai motor penggerak pembangunan karakter generasi muda,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Takalar menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan Pramuka

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pengurus dan anggota Pramuka Takalar, yang menyambut baik digitalisasi Gudep sebagai langkah maju bagi gerakan Pramuka. Mereka berharap program ini dapat meningkatkan partisipasi dan prestasi Pramuka Takalar di tingkat nasional

Digitalisasi Gudep juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Pramuka, sehingga dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan berprestasi. Dengan demikian, Pramuka Takalar dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan Pramuka.

Program ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda. Dengan digitalisasi Gudep, Pramuka Takalar siap menjadi garda terdepan dalam membangun karakter dan kualitas generasi muda

Jumat, 20 Februari 2026

Safari Ramadhan , Bupati dan Kemenag Takalar Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat


TOPIKTAKALAR.COM.Polut, Kemenag Takalar,...Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Solihin, mendampingi Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Masjid Nurul Islamiyah Massalongko, Desa Parappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Jumat, 20 Februari 2026.

Safari Ramadhan Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Takalar. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Takalar yang tergabung dalam tim safari bersama Bupati turut memberikan bantuan Al-Qur’an sebanyak 30 buah kepada pengurus masjid.



Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Takalar dalam rangka mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadhan.

Pada kesempatan tersebut, Solihin menyampaikan bahwa kehadirannya mendampingi Bupati Takalar merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Agama dan

Pemerintah Daerah dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis dan religius di Kabupaten Takalar.

“Safari Ramadhan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kunjungan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Takalar ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Turut hadir Kepala KUA Kecamatan Polongbangkeng Utara, Murdani Sandja, yang mendampingi Kepala Kantor Kemenag Takalar dalam kegiatan tersebut.

Adapun jadwal Safari Ramadhan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar bersama Tim Pemerintah Daerah adalah sebagai berikut:

Jumat, 20 Februari 2026

Masjid Nurul Islamiyyah Massalongko, Desa Parappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara — bersama Bupati Takalar (Tim I).

Jumat, 27 Februari 2026

Masjid Syuhada 45,

Namboa, Desa Bentang, Kecamatan Galesong Selatan — bersama Sekretaris Daerah Takalar (Tim III).

Ahad, 1 Maret 2026

Masjid Babul Taqwa, Soreang Caddi, Desa Pabbatangan, Kecamatan Mappakasunggu — bersama Wakil Bupati Takalar (Tim II).

Jumat, 13 Maret 2026

Masjid Sayyed Jalaluddin, Desa Laikang, Kecamatan Laikang — bersama Bupati Takalar (Tim I).

Melalui rangkaian Safari Ramadhan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat, serta terwujudnya suasana Ramadhan yang penuh keberkahan di Kabupaten Takalar

Safari Ramadhan di Massalongko Polut, Bupati Daeng Manye Tegaskan Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas

TOPIKTAKALAR.COM Bupati Takalar, Daeng Manye, menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, penguatan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi saat memimpin Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Masjid Nur Islamiah Massalongko Desa Pa’rapunganta Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut). Jum’at 20-02-2026

Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa Safari Ramadhan tahun ini dikemas lebih inovatif.

Pemerintah daerah membagi tim menjadi tiga kelompok guna memaksimalkan kunjungan ke 12 masjid, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Safari Ramadhan bukan hanya silaturahim, tetapi juga momentum menyampaikan program pembangunan dan memberikan semangat kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Fokus Infrastruktur di Tengah Keterbatasan Anggaran

Bupati Daeng Manye mengakui adanya keterbatasan anggaran akibat pengurangan dana dari pemerintah pusat.

Meski demikian, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas, khususnya perbaikan jalan dan fasilitas umum.

Beberapa ruas jalan telah diperbaiki, meskipun masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan perhatian lanjutan. Menurutnya, infrastruktur yang baik menjadi kunci dalam mendukung mobilitas warga serta pertumbuhan ekonomi desa.

“Infrastruktur yang memadai akan memperlancar aktivitas masyarakat dan membuka akses ekonomi,” jelasnya.

 

Perhatian Serius pada Pendidikan Anak

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Daeng Manye juga menyoroti persoalan pendidikan.

Dari total sekitar 320 ribu penduduk Takalar, tercatat kurang lebih 2.000 anak tidak bersekolah.

Pemerintah daerah berupaya mengaktifkan kembali kelas paket belajar serta mendorong anak-anak mengikuti kegiatan pendidikan keagamaan di masjid, khususnya selama bulan Ramadhan.

Ia menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak-anak kembali ke bangku sekolah.

“Anak-anak adalah masa depan daerah ini. Kita harus bersama-sama memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.

 

Bantuan untuk UMKM dan Masjid

Dalam Safari Ramadhan ini, pemerintah juga menyalurkan sejumlah bantuan, antara lain bantuan alat pengembangan usaha bagi pelaku UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, bantuan 33 mushaf Al-Qur’an dari Kementerian Agama guna memperkuat pendidikan spiritual, serta dana bantuan sebesar Rp10 juta per masjid untuk mendukung renovasi dan pengelolaan rumah ibadah.

Selain itu, disalurkan pula bantuan tambahan berupa perlengkapan dan dukungan terhadap program desa dan masjid.

 

Perkuat Silaturahim dan Jaga Kebersihan Lingkungan

Bupati Daeng menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan agar pembangunan berjalan lancar. Ia mengajak masyarakat untuk saling mendukung, mulai dari lingkup keluarga hingga desa.

Ia juga menyampaikan instruksi Presiden terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga kesadaran menjaga lingkungan dan memperkuat kebersamaan,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Bupati kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga silaturahim, memperhatikan pendidikan anak, mendukung pembangunan infrastruktur, serta menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan Takalar yang lebih maju dan sejahtera.

Bupati Takalar Dorong Digitalisasi UMKM Bottokasasi, Gandeng

TOPIKTAKALAR.COM.Pemerintah Kabupaten Takalar terus mempercepat transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kali ini, giliran Desa Bottokasasi, Kecamatan Galesong Selatan, yang menjadi lokasi sosialisasi dan pelatihan digitalisasi UMKM, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN dalam program peningkatan kapasitas pelaku usaha desa berbasis teknologi digital.

antusiasme warga memadati ruang pertemuan desa sejak pagi hari. Para pelaku usaha datang membawa telepon genggam masing-masing untuk mengikuti praktik pendaftaran usaha secara digital.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Kaizen Collaborative Impact, Ismita Saputri, selaku Local Implementing Partner ASEAN Foundation dan Google.org untuk Program AI for MSME in Advertisement (AIM ASEAN).

Turut hadir Camat Galesong Selatan, Nurhidayat Abdullah Daeng Massuro, serta Kepala Desa Bontokassi, Muh Aksin Suarso.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam arahannya menegaskan bahwa digitalisasi UMKM bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

“Alhamdulillah di awal puasa ini kita melaksanakan kegiatan, mudah-mudahan ini bermanfaat dan memberikan kemudahan bagi seluruh peserta UMKM,” ujar Daeng Manye membuka sambutannya.

Ia menyebut kegiatan ini telah digelar di banyak desa dan kelurahan di Takalar 

Tujuannya apa? Biar pelaku usaha, usahana akkulle lebih laku usahana. Supaya usahanya lebih laku dan lebih dikenal orang,” tegasnya.

Dalam sesi dialog interaktif, Bupati bahkan meminta peserta mengangkat tangan sesuai jenis usaha yang dijalankan.

Mulai dari kuliner, penjual gabah, pupuk, kambing, hingga pengrajin Songkok Guru berbahan serat lontar.

Ada pula pelaku usaha salon kecantikan, penjahit, dan bengkel motor.

Suasana menjadi cair ketika Bupati berseloroh, “Kalau usaha tidak mau laku, itu namanya sinting.”

Gelak tawa peserta pun pecah, namun pesan yang disampaikan jelas: setiap usaha harus punya kemauan untuk berkembang.

Menurut Daeng Manye, kunci utama agar usaha berkembang adalah hadir di internet.

“Rata-rata punya HP toh? Karena usaha ini harus ada di HP. Ada HP, ada juga pulsanya. Jangan ada HP-nya tapi tidak ada pulsanya,” ujarnya disambut tawa peserta.

Ia menjelaskan, jika usaha sudah terdaftar secara digital, maka calon pembeli dari Makassar bahkan luar daerah cukup mengetik kata kunci di Google untuk menemukan produk UMKM Bottokasasi.

Orang mau cari Songkok Guru asli Takalar, tinggal buka Google. Klik, langsung keluar lokasinya,” jelasnya.

Ismita Saputri dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya hadir untuk memastikan pelaku UMKM desa tidak tertinggal dalam era digital.

“Kami ingin UMKM desa punya lapak digital. Tidak harus sewa ruko mahal, cukup dengan HP dan kemauan belajar,” kata Ismita.

Ia menambahkan, tim AIM ASEAN akan mendampingi peserta membuat profil bisnis, mengunggah foto produk, hingga mengatur titik lokasi di Google Maps.

Camat Galesong Selatan, Nurhidayat Abdullah Daeng Massuro, mengapresiasi langkah Pemkab Takalar menggandeng mitra nasional.

“Ini peluang besar bagi masyarakat. Jangan sampai hanya ikut sosialisasi, tapi tidak dipraktikkan setelah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bontokassi, Muh Aksin Suarso, menyebut mayoritas warganya memang bergerak di sektor usaha rumahan dan kerajinan.

“Kalau ini berhasil, ekonomi desa pasti ikut terdongkrak,” katanya.

Pelatihan ditutup dengan sesi praktik langsung pendaftaran profil bisnis. Para peserta didampingi satu per satu oleh tim pendamping.

Program ini diharapkan menjadi pintu masuk digitalisasi UMKM Takalar secara menyeluruh

Rabu, 18 Februari 2026

Tarawih Perdana 1447 H di Masjid Agung Takalar, Bupati Daeng Manye Ajak Tingkatkan Iman dan Pererat Silaturahmi

TOPIKTAKALAR.COM.Malam pertama Salat Tarawih 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Takalar berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Selasa malam (18/02/2026).

Momentum awal Ramadan ini dihadiri langsung oleh Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, bersama Wakil Bupati H.Hengky Yasin, jajaran kepala OPD, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Daeng Manye mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

“Marilah kita manfaatkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini untuk meningkatkan iman dan takwa kita. Jadikan Ramadan sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia menyampaikan bahwa tahun ini merupakan Ramadan kedua dirinya bersama Wakil Bupati memimpin Kabupaten Takalar.

Kebersamaan yang terjalin selama ini, menurutnya, menjadi pelajaran berharga dalam membangun dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

“Ramadan ini adalah tahun kedua kami bersama Pak Wakil Bupati menjalani bulan suci bersama masyarakat Takalar.

Kebersamaan ini menjadi gambaran sekaligus pelajaran bagi kami untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum mempererat dan memperkuat silaturahmi antarsesama, baik antara pemerintah dan masyarakat maupun di tengah kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Momentum Ramadan ini sangat luar biasa. Mari kita pererat silaturahmi di antara kita semua demi Takalar yang lebih baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Bupati mengimbau agar pemasangan spanduk “Marhaban Ya Ramadan” dilakukan secara serentak mulai dari tingkat dusun, desa, kelurahan, kantor pemerintahan, sekolah, hingga puskesmas sebagai bentuk syiar dan penyambutan bulan penuh berkah.

Selain itu, Bupati Daeng Manye mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan fasilitas di Masjid Agung Takalar pada tahun ini. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat lebih nyaman dalam beribadah, termasuk para musafir yang singgah di Kabupaten Takalar.

“Insya Allah, tahun ini kita akan membantu perbaikan Masjid Agung agar fasilitasnya semakin baik dan bisa dinikmati oleh masyarakat maupun para tamu yang singgah,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Takalar.

“Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga kita semua diberi kemudahan dan keberkahan, serta mampu mewujudkan Takalar sebagai daerah yang lebih baik dan maju,” tutupnya.

Suasana Tarawih perdana tersebut berlangsung penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan

Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye Terbitkan Surat Edaran Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 1447 H

TOPIKTAKALAR.COM.Pemerintah Kabupaten Takalar resmi menetapkan penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 100.3.4.2/232/SETDA tentang Jam Kerja ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar Selama Bulan Suci Ramadhan.

Penyesuaian jam kerja ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah puasa tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam surat edaran yang ditetapkan di Takalar pada 18 Februari 2026 tersebut, Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengatur jam kerja perangkat daerah/unit kerja sebagai berikut:

Untuk hari Senin sampai Kamis, jam kerja dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA dengan waktu istirahat pukul 12.00 sampai 12.30 WITA. Sementara pada hari Jumat, jam kerja berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WITA dengan waktu istirahat pukul 12.00 sampai 13.00 WITA.

Selain itu, selama bulan Ramadhan, pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional dan apel pagi ditiadakan.

Adapun UPT RSUD dan Puskesmas dikecualikan dari ketentuan tersebut dan pengaturannya diserahkan kepada masing-masing kepala perangkat daerah/unit kerja. Begitu pula bagi perangkat daerah atau unit kerja yang memberikan pelayanan secara terus-menerus selama 24 jam seperti RSUD, Puskesmas rawat inap, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, pengaturan jam kerja dilakukan dengan sistem bergiliran atau shift.

Sementara itu, pengaturan jam kerja bagi pendidik dan tenaga kependidikan akan ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar.

Surat edaran tersebut telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dengan adanya penyesuaian ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap ASN tetap menjaga profesionalisme dan disiplin kerja, serta terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan

Sabtu, 14 Februari 2026

Takalar Rumah Kita, Harus Bersih!” Bupati Daeng Manye Pimpin Perdana Jumat Bersih

TOPIKTAKALAR.COM.Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, memimpin langsung kegiatan pembersihan lingkungan di depan RSUD Haji Pajonga Daeng Ngalle (RSUD HPDN), Jumat (13/02/2026).

Dalam kegiatan “Jumat Bersih” perdana tersebut, Bupati yang akrab disapa Daeng Manye itu tampak memegang sapu dan membersihkan halaman rumah sakit bersama petugas kebersihan, ASN, dan non-ASN lingkup RSUD.

Di sela-sela kegiatan, kepada awak media Daeng Manye menyampaikan bahwa gerakan ini akan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat dengan sistem pembagian lokasi dan tugas yang telah diatur.

“Jadi hari ini perdana. Nanti berikutnya setiap hari Jumat kita laksanakan dengan pembagian lokasi dan tugas. Kita juga akan terus evaluasi dan melihat apa yang perlu kita tingkatkan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, pada pelaksanaan perdana ini masih ditemukan kekurangan alat kebersihan. Karena itu, pemerintah daerah akan segera menambah fasilitas seperti sapu, sekop, arit, kantong dan plastik sampah agar hasil kerja lebih maksimal dan lingkungan benar-benar bersih serta rapi.

Menurutnya, gerakan ini tidak hanya difokuskan di lingkungan perkantoran, tetapi juga menyasar tempat-tempat umum seperti Lapangan Makkatang Daeng Sibali, kawasan pasar, lokasi pedagang, jalan utama provinsi, hingga jalan nasional.

“Kita ingin Takalar ini adalah rumah kita. Kalau rumah kita, tentu harus bersih. Gerakan ini akan kita lakukan dari kota sampai ke desa, dari desa hingga dusun-dusun. Ini tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara konsisten serta berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya perubahan budaya (culture) dalam menjaga kebersihan, di samping peran pemerintah dalam menyiapkan sarana tempat sampah yang memadai.

Ia berharap kebiasaan hidup bersih dapat menjadi budaya masyarakat, sehingga Takalar tampil indah, asri, dan nyaman.

Selain itu, Daeng Manye mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah tangga. Sampah yang tidak dapat terurai seperti plastik, botol, kaleng, dan popok agar dipisahkan untuk kemudian diangkut petugas ke tempat pembuangan dan pengolahan sesuai regulasi.

Sementara sampah organik seperti daun, kayu, dan sisa makanan dapat dikubur di lubang tanah agar terurai secara alami dan tidak mencemari lingkungan.

“Kita berbicara lingkungan ada aturan dan regulasinya. Jadi mari kita patuhi bersama. Harapan kita, Takalar benar-benar menjadi rumah yang bersih, asri, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done